10 Peradaban Yang Hilang

| |










Sepanjang sejarah peradaban manusia di muka bumi ini, banyak peradaban yang secara perlahan-lahan mengalami kemunduran dan akhirnya menghilang atau tersapu habis oleh bencana alam dan invasi dari peradaban lainnya, namun ada peradaban yang membuat para ilmuwan belum bisa menjelaskan penyebab hilangnya peradaban tersebut.
Berikut adalah 10 peradaban manusia yang lenyap dan belum ada penjelasan resmi mengapa peradaban tersebut musnah.


10. Peradaban Olmec

Merupakan salah satu kelompok masyarakat pertama yang muncul di MesoAmerika, Bangsa Olmec mendiami dataran rendah tropis di bagian tengah dari daerah selatan Meksiko. Tanda atau peninggalan akan adanya kebudayaan Olmec adalah di tahun 1400 SM di kota San Lorenzo, merupakan daerah pemukiman Olmec yang utama dan didukung oleh dua kota pusat lainnya, Tenochtitlan dan Potrero Nuevo.
Bangsa Olmec adalah ahli bangunan, dimana disetiap situs utama (pemukiman) bangsa Olmec ditemukan terdapat pengadilan seremonial, gundukan bekas rumah, piramida berbentuk kerucut besar dan monumen dari batu termasuk diantaranya adalah patung kepala Olmec yang kolosal.
Peradaban Olmec sangat bergantung pada perdagangan baik itu antar wilayah Olmec yang berbeda atau dengan peradaban lain yang ada di Mesoamerika.
Karena Olmec adalah salahsatu kebudayaan paling awal dan paling maju saat itu, mereka dianggap sebagai "ibu" dari berbagai kebudayaan Mesoamerika lainnya.

Kemana Hilangnya Peradaban ini?

Diperkirakan sekitar tahun 400 an SM sebagian besar dari wilayah timur yang dihuni oleh bangsa Olmec mengalami penurunan populasi dan diperkirakan mungkin karena perubahan iklim, Mungkin mereka telah berpindah setelah terjadinya aktivitas Vulkanis didaerah tersebut. Ada juga yang mengajukan teori bahwa mereka telah diinvasi oleh peradaban lain, namun tidak diketahui peradaban apa yang menginvasi mereka.

9. Nabateans

Nabateans adalah bangsa Semit yang menghuni wilayah Jordania, Kanaan dan Arab pada abad ke-6 SM.
Mereka dikenal sebagai bangsa yang membangun kota Petra, yang menjadi ibukota dari peradaban ini.
Petra adalah kota yang menakjubkan dimana kota tersebut dibuat dari memahat bukit-bukit menjadi bangunan-bangunan mereka.
Kejayaan dan kekayaan kota ini diperoleh dari perdagangan karena lokasinya yang strategis berada di jalur perdagangan yang menghubungkan eropa,asia dan china (jalur sutra), dimana diperdagangkan gading, sutra, rempah-rempah, logam mulia, permata, kemenyan, gula, parfum dan obat-obatan.
Karena luasnya rute perdagangan dan banyaknya pedagang yang mengunjungi wilayah tersebut membuat kebudayaan Nabatean banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Helenistik Yunani, Roma, Arab dan Asyur.
Berbeda dengan peradaban lain yang sezaman dengan mereka, Nabatean tidak mengenal perbudakan dan tiap-tiap anggota masyarakat memberikan kontribusi mereka dalam tugas-tugas kerja.

Apa Yang Menyebabkan Peradaban ini Hilang?

 Pada masa sekitar abad ke-4 M para Nabatean meninggalkan Petra dan tidak ada yang mengetahui penyebabnya, Bukti arkeologis menunjukkan bahwa eksodus mereka adalah sesuatu yang telah diorganisir dan bukan karena tergesa-gesa meninggalkan kota itu. Hal ini menunjukkan bahwa mereka bukan terusir dari Petra karena diinvasi oleh peradaban lain. Penjelasan yang sangat mungkin adalah bahwa Jalur perdagangan yang menjadi urat nadi bagi kota ini bergerak pindah ke arah utara sehingga membuat mereka kehilangan pendapatan dan Petra di tinggalkan. 

8. Aksumite Empire

Kekaisaran Aksumite mulai dari abad pertama masehi yang terletak diwilayah Ethiopia. Aksumite adalah Pusat perdagangan terbesar dizamannya dan ekspor utama mereka adalah gading, hasil pertanian dan emas yang diperdagangkan melalui jalur perdagangan laut merah ke kerajaan Romawi dan ke timur ke India.
Karena ini membuat Aksumite menjadi sebuah peradaban yang sangat maju dan merupakan peradaban pertama di Afrika yang mengeluarkan mata uang koin mereka sendiri.
Monumen paling terkenal dari peradaban Aksumite ini adalah Stelae, Sebuah obelisk berukir raksasa yang merupakan penanda dari kuburan para raja-raja dan kaum bangsawan.
Peradaban awal Aksumite menyembah para dewa-dewa namun Dewa utama mereka bernama Aksar.
Pada tahun 324 M, Raja Ezana II memeluk agama kristen dan sejak itu peradaban Aksumite penduduknya memeluk agama kristen, dan ada yang mempercayai bahwa diwilayah tersebut menjadi rumah bagi tabut perjanjian (Ark of Covenant). 

Kemana menghilangnya peradaban ini?

Menurut legenda seorang Ratu Yahudi bernama Yodit mengalahkan kekaisaran Aksumite dan menghancurkan gereja-gereja serta seluruh peradaban di daerah tersebut, ada juga yang menyebutkan bahwa seorang ratu dari utara dari bani al-hamwiyah yang mengalahkan kekaisaran ini. Teori lain adalah perubahan iklim yang menyebabkan kekeringan dan kurangnya produksi pangan sehingga penduduknya kelaparan, Ada juga yang menyebutkan matinya jalur perdagangan mereka.

7. The Myceneans


Peradaban ini tumbuh dari peradaban Minoa, Peradaban ini muncul sekitar tahun 1600 SM di Yunani Selatan, menyebar ke dua buah pulau dan daratan di Selatan, Peradaban Mycenean ini membangun dan menyerang kota-kota besar seperti Mycenae, Tyrins, Pylos, Athena, Thebes, Orchomenus, Lolkos dan Knossos.
Mitos Yunani banyak menceritakan tentang Mycenae berpusat pada cerita tentang legenda raja Agamemnon, yang memimpin pasukan Yunani dalam perang Troya. Orang-orang Mycenean sangat terkenal akan kekuatan laut mereka dan juga mempergunakan kecakapan angkatan laut mereka untuk perdagangan dengan negara-negara lain termasuk untuk upaya militer.
Karena kurangnya sumber daya alam mereka, bangsa Mycenean mengimpor barang dan memproduksinya menjadi barang yang dapat dijual karena itu mereka dikenal juga sebagai bangsa pengrajin. Dikenal diseluruh wilayah Aegea sebagai pengerajin perhiasan dan senjata.

Apa Yang Menyebabkan Menghilangnya Peradaban Ini?

Tidak ada satupun yang bisa mengetahuinya dengan pasti, namun ada satu teori yang mengatakan telah terjadinya pertikaian antara para kelas pekerja dengan kelas penguasa yang akhirnya menyebabkan runtuhnya peradaban ini. Teori lain adalah adanya gangguan pada rute perdagangan, atau faktor bencana alam seperti gempa bumi.Namun teori yang populer adalah peradaban ini diserang oleh peradaban lain dari Utara yakni Dorians (yang menetap diwilayah tersebut setelah jatuhnya peradaban Mycenean) atau manusia laut (orang-orang yang beremigrasi dari Balkan ke wilayah timur tengah).

6. Peradaban Khmer


Kekaisaran Khmer tumbuh dari kerajaan Chenla diwilayah yang sekarang bernama Kamboja. Tumbuh sekitar abad ke-9 dan menjadi salahsatu kerajaan paling kuat di Asia Tenggara.
Kekaisaran ini dikenal oleh banyak orang sebagai peradaban yang membangun Angkor, ibukota dari Kamboja, Khmer adalah peradaban yang sangat kuat dan kaya yang mana mereka terbuka untuk beberapa sistem kepercayaan seperti Hindu, Buddha Mahayana dan Theravada Buddhisme yang merupakan agama resmi kekaisaran. Kekuatan mereka termasuk dibidang militer menjadi kuat karena mereka terlibat dalam banyak perang misalnya melawan bangsa Annam dan Champa.

Kemana menghilangnya peradaban ini?

Kejatuhan dari peradaban Khmer ini dapat dialamatkan pada beberapa faktor, yang pertama adalah kemungkinan karena mereka diperintah oleh seseorang raja yang menganggap dirinya Devarajo atau "GodKing/ Tuhan Raja" namun berdasarkan ajaran Theravada Buddhisme yang memberikan pencerahan buat masyarakat tersebut membuat kaisar mendapat tantangan. Hal ini menyebabkan keinginan rakyat untuk mengabdi pada sang Devarajo menurun dan berakibat pada berkurangnya stok pangan.
Dimasa pemerintahan Jayavarman VII sebuah jaringan jalan yang menghubungkan seluruh wilayah dikerajaan itu dibangun, namun beberapa ahli percaya bahwa jaringan jalan tersebut dimanfaatkan oleh musuh dan memudahkan lawan yang hendak menginvasi mereka seperti kerajaan Ayuthya yang bisa langsung dengan mudah menuju ke Angkor.

5. Kebudayaan Cucuteni-Trypillian 


Di Romania mereka disebut sebagai Cucuteni, di Ukraina mereka dipanggil Trypillian dan di Rusia mereka dikenal sebagai Tripolie, sebuah peradaban diakhir zaman Neolithic yang berkembang dari tahun 5500 SM - 2750 SM.
Pada puncak masa keemasan mereka, Cucuteni-trypillian membangun pemukiman neolithic terbesar di Eropa dimana sebuah pemukiman dengan beberapa rumah mampu menampung hingga 15000 jiwa. Satu misteri dari peradaban ini yang belum terpecahkan adalah setiap 60-80 tahun mereka akan membakar sampai habis pemukiman mereka dan akan kembali membangun pemukiman diatas puing-puing dusun yang telah mereka bakar.
Kebudayaan Cucuteni-Trypillian adalah kebudayaan yang menganut sistem Matrilinear, sistem penurunan suku dari wanita dan wanita juga sebagai kepala rumah tangga, melakukan pekerjaan pertanian, membuat gerabah, tekstil dan pakaian. Para pria bertugas untuk berburu, pembuat peralatan dan penjaga hewan-hewan mereka.
Agama mereka memuja seorang dewi agung yang merupakan simbol ibu, dewi kesuburan pertanian. Mereka juga menyembah banteng (simbol kekuatan, kesuburan dan langit) serta juga menyembah ular (simbol keabadian dan pergerakan yang abadi).

Mengapa mereka Menghilang?

Salah satu teori yang mengemuka adalah Hipotesis Kurgan, yang menyatakan bahwa peradaban ini dihancurkan oleh suku bangsa Kurgan yang suka berperang.
Namun para Arkeolog lebih menekankan poin kepada perubahan iklim yang dramatis yang menyebabkan kekeringan terburuk dalam sejarah eropa, yang sangat berpengaruh pada sebuah peradaban yang sangat bergantung pada pertanian.

4. Peradaban Clovis


Sebuah peradaban Pra-sejarah dari masyarakat asli dibenua Amerika. Peradaban Clovis diperkirakan pada masa 10.000 SM. Peradaban mereka berpusat di dataran selatan dan tengah Amerika Utara. Hal ini dipastikan oleh para Arkeolog yang menemukan sisa-sisa mata tombak yang dikenal sebagai Clovis Point.
Mereka menggunakan Point ini diujung tombak mereka untuk berburu binatang-binatang besar seperti Mammoth dan bison ataupun perburuan kecil seperti berburu rusa dan kelinci.
Masyarakat Clovis dianggap sebagai manusia pertama yang mendiami benua Amerika dan nenek moyang dari semua peradaban di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Para ilmuwan meyakini bahwa mereka melintasi jembatan Beringia di selat Bering yang membeku dari Siberia ke Alaska di zaman Es dan bergerak ke arah selatan yang beriklim lebih hangat.

Kemana Hilangnya peradaban ini?

Ada beberapa teori terkait menghilangnya peradaban Clovis ini, yang pertama adalah berkurangnya Megafauna (hewan besar seperti Mammoth dan bison) serta kurangnya mobilitas peradaban ini yang membuat peradaban mereka bercabang membentuk kelompok-kelompok baru seperti peradaban Folsom.
Teori lain punahnya Mammoth membuat Clovis tidak memiliki lagi sumber makanan yang layak.
Teori terakhir menyebutkan jatuhnya komet di bumi di wilayah sekitar Great Lake yang secara signifikan mempengaruhi peradaban Clovis menghilang dari bumi.

3. Peradaban Minoa


Peradaban ini diambil dari nama raja mereka, raja Minos, mereka mendiami wilayah yang dikenal sebagai Kreta, antara tahun 3000 SM-1000 SM.
Dalam Mythologi Yunani kuno, Minoa adalah tanah dari Banteng Kreta dan anak nya Minotaur, mahlum mitologi yang berwujud setengah manusia setengah banteng yang tinggal didalam sebuah Labyrinth dan akan membunuh siapa saja yang masuk kedalamnya.
Pada kenyataannya Minoa adalah peradaban pertama yang diketahui di Eropa, hari ini yang hanya bisa disaksikan dari peninggalan peradaban mereka adalah sisa istana dan artifak yang ditemukan disekitarnya.
Peradaban Minoa adalah salahsatu peradaban sosial yang maju dibidang seni dan perdagangan.
Peradaban awal Minoa berbicara dalam bahasa yang dalam bentuk tulisan yang kita sebut Linear A yang kemudian dalam beberapa periode diganti oleh Linear B, keduanya didasarkan pada Pictograph (Tulisan bergambar).
Tidak ditemukan adanya bukti bahwa kebudayaan ini adalah kebudayaan militer yang dapat ditemukan dari sisa istana mereka, tampaknya kekuatan mereka adalah murni kekuatan ekonomi. Meskipun peradaban mereka musnah, kebudayaan mereka pertama kali diwarisi oleh kebudayaan Mycenea dan selanjutnya diwarisi oleh peradaban Hellenistik Yunani kuno.

Apa penyebab Hilang nya Kebudayaan Ini?

Banyak ilmuwan yang meyakini bahwa peradaban ini tersapu habis oleh bencana alam erupsi vulkanis dari gunung Santorini (pulau thera). Namun ada bukti bahwa masyarakat Minoa dapat bertahan selamat dari letusan gunung namun erupsi tersebut telah memusnahkan seluruh kehidupan tumbuhan yang akhirnya menyebabkan mereka menjadi kelaparan dan dipercaya pada masa inilah mereka di invasi oleh kebudayaan lain yang kemungkinan besar oleh Mycenea.

2. Peradaban Anasazi


Orang-orang Anasazi atau leluhur dari masyarakat Pueblo adalah penduduk amerika asli yang mendiami empat sudut dari wilayah amerika serikat (New Mexico, Colorado, Utah dan Arizona) sekitar tahun 1200 SM.
Masyarakat awal Pueblo adalah pemburu dan mereka mendiami lubang-lubang gua dangkal, kemudian mereka mengembangkan sistem hortikultura dan mulai bertani jagung, kacang-kacangan dan squash.
Pada situs Anasazi juga ditemukan tembikar, kerajinan lainnya seperti sandal, jubah dari kulit kelinci, batu gerinda, busur dan anak panah.
Pada era Pueblo I dan Pueblo II orang-orang Anasazi mengukir seluruh dinding bukit dan tebing pada kota-kota mereka seperti yang terdapat di Mesa Verde dan Bandelier, atau mereka juga membuatnya dari batu dan lumpur yang dicetak seperti yang ada di Chaco Canyon.
Kota-kota ini menjadi tuan rumah untuk acara-acara kebudayaan dan kemasyarakatan dan kota-kota tersebut terhubung satu sama lainnya oleh jalan raya sepanjang ratusan mil.

Mengapa Peradaban ini Hilang?

Sekitar tahun 1300 M leluhur dari Masyarakat Pueblo ini meninggalkan tebing-tebing yang menjadi kota mereka dan menyebar ke berbagai wilayah.
Banyak ilmuwan meyakini bahwa setelah terjadinya ledakan penduduk, metode pertanian yang buruk dan kekeringan yang melanda wilayah tersebut membuat mereka sulit untuk menghasilkan makanan yang cukup untuk mereka. Penduduk Anasazi bergerak sepanjang Rio Grande pada masa Mesa Hopi. Oleh karena itu para Indian Pueblo modern percaya bahwa mereka adalah keturunan dari masyarakat Anasazi.
Penyelidikan modern menyebutkan bahwa perubahan iklim tidak bisa dijadikan alasan utama sebagai penyebab menghilangnya peradaban Anasazi dan meyarankan bahwa penyebab menghilangnya peradaban ini adalah karena faktor sosial politik dan konflik kekerasan yang menyebabkan akhir dari peradaban mereka.

1. Peradaban Lembah Indus


Peradaban ini pada masanya pernah mendiami sebuah wilayah yang memiliki luas sebesar Eropa Barat, diwilayah yang kini masuk dalam wilayah Pakistan dan bagian barat India.
Peradaban Lembah Indus ini atau dikenal sebagai peradaban Harappa berkembang pada tahun 3300-1300 SM meskipun wilayah itu jika ditinjau lebih kebelakang telah dihuni sejak tahun 7000SM.
Meskipun menjadi salah satu peradaban kuno yang terbesar namun tidak banyak yang dapat diketahui dari peradaban Harappa ini, Kita hanya mengetahui bahwa mereka membangun lebih dari seratus kota dan desa seperti Harappa dan Mohenjo Daro, yang masing-masing dibangun dengan tata letak kota yang terorganisir, sistem pipa pengairan yang kompleks termasuk toilet yang terdapat didalam rumah.
Bukti menunjukkan bahwa Kebudayaan Harappa memiliki pemerintahan yang bersatu dan tidak ada strata sosial juga tidak ada bukti kegiatan militer yang memungkinkan mereka untuk hidup dalam damai.
Kebudayaan ini masyarakatnya adalah astronom yang terampil dan juga berpengalaman dibidang pertanian, gandum, barley, kacang polong, melon, wijen dan kapas (menjadi peradaban pertama yang memproduksi kain katun) dan membudidayakan berbagai macam hewan seperti sapi dan gajah.

Apa yang Menyebabkan Peradaban ini Menghilang?

Ada beberapa theory yang berkembang seputar lenyapnya peradaban di lembah Indus, ada yang percaya mereka mengalami kemusnahan karena perubahan iklim, seperti penurunan dari debit air dari Sungai Gaggar Hakra atau temperatur udara yang mungkin menjadi lebih dingin dan kering yang juga terlihat diwilayah timur tengah pada masa itu. Teori yang terpopuler adalah penyerbuan yang dilakukan oleh bangsa Arya sekitar tahun 1500 SM.

0 komentar:

Posting Komentar